Yarmen Dinamika Dorong Dosen UTU Menulis Buku Ajar
  • UTU News
  • 13. 10. 2019
  • 0
  • 126

MEULABOH, UTU – Redaktur Eksekutif Harian Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika, mengajar dan melatih dosen Universitas Teuku Umar (UTU) cara menulis buku ajar. Kegiatan workshop cara penulisan buku ajar itu, diadakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi FISIP-UTU, di Aula Utama UTU, Minggu, 12 Oktober 2019.

Workshop penulisan buku ajar oleh Yarmen Dinamika berlangsung dari pukul 14.00 s. d 17.00 sore. Sementara, pada pagi hari hingga siang pada hari yang sama Yarmen Dinamika juga menyampaikan kuliah umum kepada Sivitas Akademika UTU, yang diikuti para dosen dan para mahasiswa lingkup UTU.

Kuliah Umum Yarmen Dinamika bertema, “Praktik dan Tantangan Jurnalisme Modern”. Kuliah Umum yang juga diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UTU, berlangsung sangat antusias, dilanjutkan dengan Tanya jawab. Dalam Tanya jawab, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada penanya terbaik oleh penyelenggara memberikan hadiah berupa dua buku karya Drs. Muzakkir, MA dan dua buku karya Yuhdi Fahrimal, M. I. Kom

Peserta yang mengikuti cara menulis buku ajar itu adalah dosen dari enam fakultas dalam lingkup UTU. Selain dosen, Dekan FISIP UTU, Basri, SH.,M.H, Wakil Dekan II FISIP UTU, Apri Rotin, SH.,M.H, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Putri Maulina, M. I. Kom, juga hadir dalam dua kegiatan tersebut, serta sejumlah anggota senat fakultas. Workshop penulisan buku ajar yang dipandu Yuhdi Fahrimal, M. I. Kom dijelaskan oleh Yarmen Dinamika sangat detail dan fokus, sehingga para dosen terus mengikuti hingga selesai yang dilanjukan dengan Tanya jawab.

Yarmen Dinamika menguraikan antara lain, ciri-ciri buku ajar adalah berorientasi untuk menumbuhkan minat baca; ditulis dan dirancang untuk mahasiswa; menjelaskan tujuan pembelajaran secara instruksional; dipergunakan oleh dosen dan mahasiswa saat proses belajar mengajar klasikal; disusun menggunakan landasan pola struktur belajar yang fleksibel dan terstruktur; gaya bahasanya komunikatif dan semiformal agar mudah dipahami.

Format standar buku ajar yaitu menentukan cover depan, judul utama, anak judul subjudul, nama penulis dan nama editor. Untuk cover belakang diperlukan judul utama (opsional) notasi synopsis buku, testimony endorsement pakar (opsional), nama dan logo penerbit, dan nomor dan barcode ISBN. Kemudian content, lembar katalog dalam terbitan (KDT), lembar persembahan (opsional), prakata pengantar, daftar isi, batang tubuh yang terbagi dalam bab beserta tujuan instruksionalnya, daftar pustaka, glosarium, indeks dan biodata penulis.

Dalam kesempatan itu, Yarmen juga menjelaskan terkait dengan plagiasi serta cara menghindari plagiasi. Menurut Yarmen, untuk plagiasi level 1 dan 2 jelas bahwa kalau melakukan penelitian yang original atau mempublikasikan karya asli milik sendiri, maka tidak akan melakukan plagiasi. Untuk menghindari level 3, maka yakinkan kalau Anda menggunakan ilustrasi dari artikel lain, haruslah minta izin ke penerbit yang telah menerbitkan artikel tersebut. Untuk menghindari plagiasi kelas 4 dan 5, Anda dapat berlatih dari berbagai sumber belajar tentang farafrasa (parapharasing). Dalam praktiknya terdapat sedikit kelonggaran pada plagiasi kelas 4 dan 5, terutama pada penulisan metoda. Pengulangan satu sampai dua kalimat yang sama dari publikasi Anda sendiri (sebelumnya) sulit dihindari dan dapat dimaafkan. (Muzakkir).

Komentar :

Lainnya :